Kamis, 31 Januari 2013

Bagaimana Cara Membuat Vaksin?

Bagaimana Cara Membuat Vaksin?

 

Vaksin dihasilkan dari kuman (atau bagian dari tubuh kuman) yang menyebabkan penyakit. Sebagai contoh vaksin campak dihasilkan dari virus campak, vaksin polio dihasilkan dari virus polio, vaksin cacar dihasilkan dari virus cacar, dll. Perbedaanya terletak pada cara pembuatan vaksin tersebut.

Terdapat 2 jenis vaksin, hidup dan mati. Untuk membuat vaksin hidup, virus hidup dilemahkan dengan melepaskan virus kedalam tisu organ dan darah binatang (seperti ginjal monyet dan anjing, embrio anak ayam, protein telur ayam dan bebek, serum janin sapi, otak kelinci, darah babi atau kuda dan nanah cacar sapi) beberapa kali (dengan proses bertahap) hingga kurang lebih 50 kali untuk mengurangi potensinya. Sebagai contoh virus campak dilepaskan kedalam embrio anak ayam, virus polio menggunakan ginjal monyet, dan virus Rubela menggunakan sel-sel diploid manusia (bagian tubuh janin yang digugurkan). Sedangkan vaksin yang mati dilemahkan dengan pemanasan, radiasi atau reaksi kimia.

Kuman yang lemah ini kemudian dikuatkan dengan Adjuvan (perangsang anti bodi) dan stabilisator (sebagai pengawet untuk mempertahankan khasiat vaksin selama disimpan). Hal ini dilakukan dengan menambah obat, antibiotik dan bahan kimia beracun kedalam campuran tersebut seperti: neomycin, streptomycin, natrium klorida, natrium hidroksida, alumunium hidroksida, alumunium fospat, sorbitol, gelatin hasil hidrolisis, formaldehid, formalin, monosodium glutamat, pewarna merah fenol, fenoksietanol (anti beku), kalium difospat, hidrolysate kasein pankreas babi, sorbitol dan thimerosal (raksa). (Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga menurut Psiciana’s Desk Reference).

Campuran virus atau bakteri, bahan kimia beracun dan bagian tubuh binatang yang berpenyakit inilah yang disuntikan kedalam tubuh anak atau orang dewasa ketika mendapatkan vaksinasi. Menurut CDC AS, bahan tambahan dicampurkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan reaksi imun, mencegah pencemaran mikroba dan memperkuat formula vaksin, serta untuk memastikan vaksin tersebut stabil, bebas kuman dan aman. Namun benarkah anggapan ini?

sumber

“Dalam Islam sendiri sudah ada metode untuk memperkuat imunitas. Apalagi bagi bayi yang baru lahir. Yakni dengan cara Tahnik. Insya Allah Ta’ala lebih aman, lebih selamat dan lebih berkah''

http://evialfadhl.wordpress.com/2011/06/11/bagaimana-cara-membuat-vaksin/ 



Mari Mengenal TORCH (Toxoplasma) dan Bahayanya

Mari Mengenal TORCH (Toxoplasma) dan Bahayanya

 

TORCH singkatan dari Toxoplasma gondii (toxo), Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), dan Herpes Simplex Virus (HSV) yang terdiri dari HSV1 dan HSV2 serta kemungkinan oleh virus lain yang dampak klinisnya lebih terbatas (Misalnya Measles, Varicella, Echovirus, Mumps, virus Vaccinia, virus Polio, dan virus Coxsackie-B). 

Titik-titik Hijamah

CARA TERAPI BEKAM, JENIS-JENIS BEKAM DAN TEKNIK BEKAM

CARA TERAPI BEKAM, JENIS-JENIS BEKAM dan TEKNIK BEKAM

 

Ada 2 jenis bekam yang dipergunakan:

1. Bekam Basah (Damawiyah)

Jenis bekam basah adalah bekam yang dilakukan oleh Nabi, maka dari itu disebut sunnah Nabi.

Disini permukaan kulit disedot terlebih dahulu, lalu dilukai atau disayat dengan menggunakan lancet (jarum yang tajam) atau pisau bedah kemudian disekitarnya disedot kembali untuk mengeluarkan darah yang berisi sisa-sisa toksid dari dalam tubuh. Setiap sedotan dibiarkan selama 2-3 menit kemudian dibuang kotorannya dengan cara ditempatkan pada cawan atau tempat sampah khusus. Maksimal sedotan tidak lebih dari 7 kali. Darah yang mengandung toksid berwarna hitam pekat seperti jeli atau berbuih. Jarak waktu pengulangan bekam di tempat yang sama adalah 2-3 minggu. Bekas luka insya Allah akan hilang dalam 2-3 hari jika diurut dengan minyak habbatssauda atau minyak zaitun atau minyak but-but dan bekasnya tidak terkena air selama 3-4 jam setelah berbekam.

Manfaat Bekam


Manfaat Bekam
Hasil penelitian modern telah mendapatkan bukti yang menakjubkan para ahli, yaitu bahwa manfaat bekam ternyata hanya mengambil bagian darah rusak saja yaitu sel – sel darah merah yang abnormal, sampah keratin, dan lain – lain, sedangkan sel darah yang masih sehat tetap di dalam tubuh. Beberapa penyakit sudah berhasil diatasi melalui manfaat bekam antara lain : kolestrol LDL tinggi (Majid, 2009), asam urat, diabetes mellitus, gangguan jantung, hipertensi, stroke, kelumpuhan, penurunan fungsi saraf, autis, narkoba, dan lain – lain ( Umar, 2008 ). Bekam juga terbukti meningkatkan regenerasi sel darah merah dan menambah jumlah antioksidan alami dalam tubuh ( Widada, 2010 ).
   Di luar negeri sudah banyak diteliti tentang cara kerja dan manfaat bekam, seperti yang dilakukan oleh Dr. Amir Muhammad Sholih (Dosen Tamu di Universitas Chicago, peraih penghargaan di Amerika bidang pengobatan natural dan anggota Organisasi Pengobatan Alternatif di Amerika). Amir mengemukakan bahwa manfaat bekam dari sisi ilmiah dalam majalah Arab Al – Ahrom edisi 218 – 2001, Menurut Amir, pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam kurikulum kedokteran di Amerika. Pengobatan bekam terbukti bermanfaat karena orang yang melakukan pengobatan bekam dirangsang pada titik saraf tubuh seperti halnya pengobatan akupuntur, tetapi dalam akupuntur dihasilkan hanya perangsangan, sedangkan bekam selain dirangsang juga terjadi pergerakan aliran darah (Naufal, 2008)
   manfaat bekam juga dibenarkan oleh Dr. Ahmad Abdus Sami, Kepala Divisi Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir. Di Majalah Al – Ahrom, menurut Ahmad, unsur besi dalam darah mausia kadarnya berbeda – beda. Bisa berupa unsur panas yang dapat menyebabkan terhambatnya aktifitas sel – sel sehingga mengurangi imunitas terhadap virus. Karenanya pasien dengan kandungan besinya tinggi, reaksi pengobatan lebih lambat dibandingkan pasien kandungan besinya rendah dalam darah,. Risetnya juga membuktikan, pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa diterapkan sebagai terapi pendamping pegobatan medis. Hasil percobaan pernah dilakukan Amir pada pasien terinfeksi virus hepatitis C dan memiliki kadar besi cukup tinggi dalam darahnya. Setelah pasien diterapi bekam dan diberi obat interferon dan Riboviron memiliki reaksi positif dan kekebalan meningkat. Padahal sebelum dibekam reaksi terhadap obat tersebut hamper tidak berhasil.
   Dalam pengantar buku berjudul Bekam Sunah Nabi dan Mukjizat Medis, Wadda, Amani Umar,memberikan penjelasan berbeda tentang manfaat bekam dan cara kerja bekam. Menurutnya, di bawah kulit dan otot terdapat benayk titik saraf. Titik – titik ini saling berhubungan antara organ tubuh satu dengan lainnya sehingga bekam dilakukan tidak selalu pada bagian tubuh yang sakit namun pada titik simpul saraf terkait. Pembekaman biasanya dilakukan pada permukaan kulit ( kutis ), jaringan bawah kulit ( sub kutis ) , jaringan ini akan rusak. Kerusakan disertai keluarnya darah akibat bekam akan ikut serta keluar beberapa zat berbahaya seperti serotonin, bistamin, bradiknin dan zat – zat berbahaya lainnya. Bekam juga menjadikan mikrosirkulasi pembuluh darah sehingga timbul efek relaksasi pada otot sehingga dapat menurunkan tekanan darah ( Naufal, 2008 )
   Menggambarkan pentingnya manfaat bekam, ulama terkemuka dari Kairo, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi menyatakan, kalau suatu Negara kefakiman ahli bekam, niscaya kebinasaan mengancam, yang berarti pula mereka menyerahkan dirinya kepada kebinasaan. Padahal Tuhan yang menurunkan penyakit, dia juga menurunkan obatnya dan Ia membimbing umat manusia untuk menggunkan obat tersebut. Namun sungguh, sunah yang mulia ini sudah menjadi Sunnah matrukah ( sunah yang ditinggalkan ) oleh kaum muslimin sendiri dan banyak muslimin yang belum mengetahui kalau berbekam merupakan wasiat Malaikat kepada Rasulullah SAW ketika beliau di mi’rajkan ke langit. Demikianlah keutamaan manfaat bekam hingga para malaikat langit pun mewasiatkan agar dikerjakan oleh beliau. Dan Rasulullah SAW pun mengajarkan dan menganjurkan kepada umatnya.
   Berikut pernyataaan beberapa ahli tentang manfaat bekam, diantanaranya :

  • Clark et al, 2000, menyatakan bahwa :

  • ”terdapat perbedaan statistic secara signifikan antara tingkat nyeri, perasaan sehat dan Range of Motions (ROM) Pasien yang mengalami nyeri lutut depan pada arthritis sebelum dan setelah dilakukan bekam.”

  • Jiu, 2007, menyatakan bahwa :

  • ”bekam dapat membantu memulihkan peningkatan kadar keratin kinase serum pada atlit senam yang melakukan latihan berat sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pada pencegahan fatique pada atlet senam, pengaruh pada asma bronchitis kronis.”

  • Zhang et al, 2006 menyatakan dalam hasil penelitiannya bahwa:

  • ” pelaksanaan bekam yang digabungkan dengan salep khusus dibuat oleh peneliti, pada pasien asma bronchitis kronis pase tidak kambuh akan meningkatkan respon imun seluler dan humoral pasien.”

  • Widada, 2010 :

  • ”bekam merangsang regerasi sel darah merah sehingga memperbaiki oksigenasi jaringan dan meningkatkan jumlah antioksidan alami.”

  • Widada, 2010 :

  • ”bekam meningkatkan imunitas sel makrofag dan sel T CD8+”

  • Widada, 2010 :

  • ”pengaruh bekam terhadap peningkatan jumlah sel pembunuh alami (Natural Killer Cell) “

  • AQ Yahya – Ad-Dironi, 2008 :

  • hasil pemeriksaan medis dan laboratorium pasca pasien terhadap 300 pasien yang diobati dengan bekam, menunjukkan hasil – hasil sebagai berikut :
    1. Dalam kasus tekanan darah tinggi, tekanan darah turun hingga mencapai batas – batas normal
    2. Dalam kasus tekanan darah rendah, tekanan darah naik hingga mencapai batas – basta normal
    3. Kadar Hemoglobin turun sampai pada batas – batas normal dalam kasus polycythemia (Kadar Hb darah diatas normal, missal 17,5 g/100 mldarah (normal 12-14 g/10ml)
    4. Kadar Hemoglobin naik sampai batas – batas normal dalam kasus penurunan kadar hemoglobin yang ditandai dengan aktivitas tubuh dan perkembangan kemampuannya dalam memproduksi sel darah merah secara normal, selanjutnya meningkatkan aktivitas dan efektivitas transfer oksigen melaluinya
    5. Jumlah sel darah putih meningkat dalam 60% kasus dan masih dalam batas normal
    6. Jumlah enzim liver turun pada gangguan – gangguan liver dalam 76,9% kasus dan hal itu masih dalam batas – batas wajar
    7. Kadar gula darah turun pada para pengidap kencing manis dalam 92,5 %
    8. Jumlah asam urat di darah turun pada 83, 68 % kasus
    9. Kadar kolestrol dalam darah turun dalam 81,9 %
    10. Kadar lemak trigliserida turun dalam 81,9 % kasus
    11. Dan lain – lain yang menunjukan sebuah hasil yang luar biasa dalam hal penyembuhan pasien.
       Kesemua itu merupakan bukti mukjizat besar nabi Muhammad SAW dalam bidang pengobatan, dimana Rasullulah SAW sendiri mengisyaratkan bahwa manfaat bekam yaitu dapat menyembuhkan 72 macam penyakit , seperti:< i>Asam urat, darah tinggi, jantung, kolesterol, masuk angin, migrain, sakit mata, stroke, sakit gigi, vertigo, sinusitis, jerawat, sembelit, wasir, impotensi, wasir, kencing manis, liver, ginjal, pengapuran, kanker, tumor dan lain lain
       Demikian sedikit informasi mengenai manfaat bekam dilihat dari sisi medis dan sunah, semoga bermanfaat.
    http://terapibekam.net/bekam/manfaat-bekam/ 

    Selasa, 29 Januari 2013

    Alamat Klinik

    ALAMAT RUQYAH SYAR'IYYAH DAN BEKAM
    JL. PERCETAKAN NEGARA IX A NO 79 B RAWASARI  JAKARTA PUSAT 
    BUKA PRAKTEK BEKAM SETIAP HARI DARI JAM 09.00 S/D 17.00 TERMASUK HARI LIBUR DILUAR JAM BISA JANJIAN MENERIMA BEKAM PANGGILAN, BEKAM MASSAL, BEKAM SUAMI ISTRI , BEKAM KEPALA TANPA HARUS MENCUKUR RAMBUT DLL, Tlp : 0815 11311 554 , 0812 828 11254 WA / SMS 

    Habis Minum Susu Kumur-Kumur Dong!

     
    Syaikh Abu Abdillah Al-Maqdisi menyebutkan bahwasannya disunnahkan berkumur sesudah minum susu. Ini dinyatakan di dalam kitab Ar-Ri’ayah. Karena Nabi ﷺ pernah berkumur dengan air sesudah minum susu. Beliau pernah bersabda, “Susu itu mengandung lemak.” Dan beliau pernah meminum susu yang dicampur dengan air. Keterangan ini tercantum di dalam kitab Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim.
    Sebagian ulama lain yang bersahabat dengan Syaikh Al-Maqdisi menyebutkan seperti yang disebutkan oleh sebagian tabib (dokter), bahwa terlalu banyak minum susu dapat merusak gigi dan gusi. Oleh karena itu sebaiknya berkumur dengan air sesudah minum susu. Kemudian ia menyebutkan hadits yang menyatakan bahwa Nabi ﷺ pernah berkumur (sesudah minum susu) dan bersabda, “Susu itu mengandung lemak.”

    Sabtu, 26 Januari 2013

    Resep Air Hujan Obati Demam, Klinik Bekam Jakarta Pusat

    Resep Air Hujan Obati Demam

    Imam Ibnu Muflih Al Maqdisi menungkapkan bahwasannya dalam hadits Jabir menyatakan bahwa hasan bin Ali pernah sakit lalu dijenguk oleh Nabi ﷺ. Ternyata ia mengalami demam tinggi. Kemudian beliau ﷺ mendekapnya, menciumnya dan menangis.
    Lalu Jibril turun dan berkata, “Ini adalah hadiah dari Allah untukmu dan keluargamu.” Lantas beliau ﷺ menyuruh Abdullah bin Rawahah agar membuat tulisan. Lalu beliau ﷺ minta disediakan gelas, madu dan cuka. Lalu beliau bersabda, “Tulislah: 
    بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم لَوْ أَنْزَلْنا هذَا الْقُرْآنَ عَلى‏ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خاشِعاً مُتَصَدِّعاً مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَ تِلْكَ الْأَمْثالُ نَضْرِبُها لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
    “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (Q.S. Al-Hasyr: 21)

    Belajar Adab Memotong Kuku Yuk! Klinik Bekam

    Belajar Adab Memotong Kuku Yuk!

    Imam Adz-dzahabi menyebutkan bahwasannya di antara kesempurnaan rahmat dan kelemah lembutan-Nya terhadap makhluk-Nya Dia menjadikan di ujung-ujung jari kuku-kuku untuk menguatkan gerakannya dan menghindari ujung-ujung jari dari keropos, dan dijadikan memanjang setiap waktu. Karena jika tetap tidak memanjang pastilah keropos karena banyak bekerja, terdapat keterangan hadits untuk memotongnya, dan terdapat juga atsar-atsar untuk memotong dan menguburnya seperti sabdanya :

    Belajar Diagnosa dari Imam Ahmad, Klinik Bekam Jakarta Pusat


    Imam Ahmad selain dikenal sebagai salah satu dari imam 4 mahdzab, sebagaimana Imam Syafi’i, beliau juga pandai dalam ilmu pengobatan. Berikut ini beberapa kisah yang terdokumentasi sehingga dapat menunjukkan beliau rahimahullah pandai dalam mendiagnosa penyakit, mengerti tentang jenis-jenis obat dan penerapan gaya hidup.
    Ibnu Muflih Al Maqdisi mengatakan dalam kitabnya, Khamsuna Fashlan Fith Thibbin Nabawi, Al-Mawardzi mengatakan, “Aku pernah mendengar seseorang mengadu kepada Abu Abdillah (Ahmad bin Hambal). ‘Aku merasakan nyeri yang berdenyut-denyut di ibu jariku?’ katanya. Lalu ia (Abu Abdillah) berkata: ‘Ini adalah kelebihan air. Menurutku, kamu harus mengurangi minum air di malam hari’.”
    Al-Mawardzi rahimahullah juga menyatakan: “Aku pernah bertanya kepada Abu Abdillah rahimahullah: ‘Anda pernah mengalami pegal-pegal pada lutut di Mekkah hingga tidak mampu berjalan?’ Lalu ia menjawab: ‘Mereka mengatakan: ‘Kalau mereka keasyikan minum air, mereka akan mengalami hal itu’.”

    Tips Untuk Para Calon Ibu, Klinik Bekam Jakarta Pusat

    Melahirkan dan membesarkan anak telah menjadi suatu yang rumit untuk saat ini. Bayangkan saja berapa banyak ibu yang harus melalui proses melahirkan dengan cara yang tidak normal, yaitu melalui jalan operasi saat ini? Belum lagi ketika anak itu telah lahir, kemudian ternyata setelah tumbuh dan bertambah besar justru memiliki perangai yang buruk dan membuat orang tua dipusingkan karenanya…
    Oleh karena itu Islam memberikan petunjuk bagi para calon orang tua, khususnya kaum ibu yang akan dikaruniai anak oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan petunjuk melalui Nabi-Nya dan para sahabat Nabi ﷺ yang senantiasa berada di atas jalan yang lurus.
    Beberapa petunjuk yang baik untuk disimak itu antara lain:

    Bahaya Berlebihan Klinik Bekam Jakarta Pusat


    Bahaya Berlebihan

    وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ…Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”(QS. 7:31)
    Dalam ayat ini, Allah Subhanau Wa Ta’ala mengatur pula perkara makan dan minum manusia. Kalau pada masa Jahiliah manusia yang mengerjakan haji hanya memakan makanan yang mengenyangkan saja, tidak memakan makanan yang sedap-sedap yang dapat menambah gizi dan vitamin yang diperlukan oleh badan, maka dengan turunnya ayat ini, makanan dan minuman manusia itu harus disempurnakan dan diatur untuk dapat dipelihara kesehatannya. Dengan begitu manusia lebih kuat mengerjakan ibadah.
    Jangan BerlebihanMaka dalam ayat ini diterangkan Allah dengan memakan makanan yang baik dan minum minuman yang bermanfaat dalam rangka mengatur kesempurnaan dan kesehatan untuk dapat beribadat kepada Allah dengan baik. Kesehatan badan banyak hubungannya dengan makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang berlebih-lebihan membawa kepada kerusakan kesehatan. Karena itu, Allah melarang berlebih-lebihan dalam makan dan minum.
    Larangan berlebih-lebihan itu mengandung beberapa arti, di antaranya :

    Usus Halus, Penyaring Sari Makanan, Klinik Bekam

    Usus Halus, Penyaring Sari Makanan

    Usus halus adalah bagian dari sistem pencernaan yang memanjang dari lambung sampai katup ileo-kolika, yaitu tempat bersambungnya usus halus dengan usus besar. Sebagaimana diungkap hadits, bahwasannya usus halus mengambil tiga bagian dari tujuh bagian usus yang terdapat pada manusia.
    Imam Adz Dzahabi menguraikan bahwasannya bagian pertama dari usus halus dinamakan al-Itsna ‘asyr (usus dua belas jari) atau biasa disebut duodenum, kemudian bagian kedua disebut usus shaim (usus puasa) atau biasa disebut jejunum. Bagian terakhir disebut usus yang panjang melingkar halus yang disebut al-lafayifi atau ileum (usus penyerapan).
    Adapun penciptaan usus halus yang berbentuk sedemikian rupa bukanlah tanpa makna. Ibnu Sina berkata, “sesungguhnya Allah karena perhatiannya kepada manusia menciptakan usus yang banyak jumlahnya dan berbelit-belit agar makanan dapat turun dari lambung, sedangkan perut pangkal segala penyakit.”
    Sesungguhnya fungsi usus adalah sebagai alat pencerna dan menyerap hasil pencernaan makanan berbentuk cair yang berasal dari lambung. Sementara itu sistem pencernaan dibagi ke dalam empat tahapan besar, yaitu saluran pencernaan bagian atas dengan jalur dari mulut hingga kerongkongan.
    Lalu saluran pencernaan bagian tengah terdiri atas lambung dan usus dua belas jari. Saluran pencernaan bagian di bawah usus dua belas jari, terdiri dari usus kecil yang melingkupi usus puasa dan usus penyerapan. Bagian terakhir adalah bagian yang tergabung pada usus besar hingga anus.
    Pada tahap awal makanan dikunyah dan dicampur dengan air liur untuk mencairkan materinya menjadi lebih berair dengan pelumasan dan menjadi setengah cair. Oleh karenanya pencernaan di bagian ini bersifat plegmatik (balgham) atau dingin dan lembab. Pelumasan makanan diperlukan karena semua reaksi pencernaan berikutnya harus terjadi dalam media cair.
    Setelah dicacah oleh gigi dan dilumasi air liur kemudian makanan akan ditelan melalui kerongkongan dengan mudah. Setelah melewati kerongkongan makanan akan menuju lambung.
    Dalam lambung pencernaan bersifat kolerik (panas dan kering), karena di dalamnya terdapat satu bagian dari empedu kuning yang disebut al-mirrah ash-shafra, yaitu berwujud asam lambung. Sebagian besar pemecahan nutrisi menjadi sari makanan yang lebih halus terjadi di lambung. Di lambung juga berbagai makhluk yang membahayakan seperti bakteri parasit dan sebagainya dimusnahkan.
    Makanan yang telah dilumatkan kemudian akan mengalir sebanyak 70 sentimeter kubik (cc) melalui lubang pintu keluar yang disebut bhawwab. Ketika sejumlah kecil makanan masuk ke usus dua belas jari, katup pilorik akan tertutup sampai makanan cair tersebut dinetralkan oleh getah usus dua belas jari, getah pankreas dan cairan empedu yang bersifat basa.
    Getah pankreas dan cairan empedu berasal dari saluran empedu dan saluran pankreas masuk ke dalam usus dua belas jari pada suatu lubang yang disebut ampula hepatopankreatika, atau ampula ateri, yaitu sepuluh sentimeter dari katup pilorik.
    Dalam usus dua belas jari juga terdapat beberapa kelenjar khas yang dikenal sebagai kelenjar Brunner dimana kelenjar ini menghasilkan cairan kental bersifat alkali (basa) agar lapisan usus dua belas jari terlindungi dari pengaruh isi lambung yang asam. Oleh karenanya keseimbangan antara asam dan basa merupakan kunci untuk fungsi yang sehat dari usus dua belas jari.
    Usus dua belas jari rentan terhadap penyakit yang bersifat kolerik (panas dan kering), dikarenakan pengaruh asam lambung serta empedu. Umumnya menyebabkan perlukaan dan jika empedu hitam ikut terlibat, borok cenderung kronis seperti pada kasus demam tifoid kronis. Selain itu perlukaan juga dapat menyebabkan terganggunya saluran empedu, pankreas atau mengakibatkan rasa mual.
    Sementara itu isi usus yang cair akan dijalankan oleh serangkaian gerak bergelombang yang memompa dengan cepat. Setiap gerakan lamanya satu detik dan antara satu gerakan ada istirahat beberapa detik. Gerakan berupa segmental dan gerakan pendulum.
    Gerakan segmental berperan memisahkan satu bagian makanan di usus dari beberapa bagian lainnya agar bisa dicerna dan diserap. Oleh karenanya terdapat bagian kosong di usus puasa (jejunum). Sementara gerakan pendulum menyebabkan isi usus bercampur dengan empedu yang berasal dari hati dan getah pankreas dari pankreas.
    Atas peran berbagai getah pencerna, yaitu ludah, getah lambung, getah pankreas, dan sukus enterikus, maka berbagai bahan makanan dapat disederhanakan hingga akhirnya dapat diserap. Adapun makanan yang telah dicerna dan siap diserap, mencapai akhir usus kecil dalam waktu sekitar empat jam.
    Sedangkan penyerapan makanan yang telah dicerna utamanya dilakukan di usus penyerapan (ileum) melalui dua saluran, yaitu pembuluh kapiler darah dan saluran limfe (getah bening) di vili (jonjot usus), yakni sebelah dalam permukaan usus halus yang bekerja seperti pompa pendorong. Setelah memasuki kapiler darah di vili, sari-sari makanan akan melalaui vena portal ke hati untuk mengalami beberapa perubahan.
    Imam Adz Dzahabi menyebutkan bahwasannya di antara lambung dan hati terdapat urat-urat, di dalamnya makanan sampai dari lambung kepadanya, ini adalah makna sabda Nabi ﷺ:
    “Lambung adalah kolamnya badan sedangkan urat-urat mengalir kepadanya.”
    Setelah melewati hati, sari-sari makanan akan diubah menjadi beberapa jenis darah untuk menutrisi organ tubuh dan lain sebagainya.