Kamis, 24 Agustus 2017

Beratnya Istiqomah

Oleh: Ustadz. Patompo Adnan, Lc

  Pengasuh Ponpes Selaparang Kediri Lombok Barat
Suatu hari para sahabat bertanya kepada Rasulullah saw: Apa yang membuatmu beruban wahai Rasulullah saw: Rasulullah saw menjawab: Saya beruban karena surat Hud dan saudara-saudaranya (surat-surat yang lain). Mengapa?  Karena didalam surat Hud terdapat ayat yang mengatakan: istiqomahlah engkau seperti yang diperintahkan dan orang-orang yang bersamamu dan janganlah engkau melampui batas, sesungguhnya Allah maha melihat apa yang kalian kerjakan. (Hud:112).
Suatu saat Rasulullah saw pernah berang, pasalnya Usamah bin Zaid meminta syafaat (dispensasi hukum) untuk Fathimah Makhzumiyah yang mencuri kalung, dengan muka merah padam dan suara lantang beliau berkata: Apakah engkau akan mencari dispensasi pada hukum Allah, tidak...demi Allah seandainya Fathimah binti Muhammad mencuri, sungguh Aku akan potong tanganya.
Itulah salah satu sikap istiqomah yang membuat Rasulullah saw menjadi beruban, memang sikap tetap pendirian sesuai ajaran agama, tanpa harus terpengaruh situasi dan kondisi sekitar (keluarga, sahabat, teman sejati, rekanan, teman sedaerah dan lain sebagainya), sangat berat bagi setiap orang, sehingga beratnya beban istiqomah itu berakibat pada fisik, diantaranya adalah tumbuhnya uban meskipun belum saatnya untuk beruban. Rasulullah saw sering berdo’a: wahai yang membolak-balikkan hati tetapkanlah hati kami diatas agamamu. Untaian doa yang menegaskan bagaimana beratnya istiqomah, dalam menjalani hidup dengan memastikan tidak menabrak rambu-rambu yang jelas terpancang dihadapan, selalu diatas ajaran agama.

Senin, 21 Agustus 2017

Bekam, Bukan Sekedar Obat Masuk Angin

TEMPO.CO, Jakarta - Punggung perenang peraih lima medali emas asal Amerika Serikat, Michael Phelps, dan pesenam Alex Naddour menjadi perbincangan di arena Olimpiade Rio. Pada punggung mereka terdapat “tato” biru bulat, jejak yang tertinggal dari cupping therapy alias terapi bekam.

Menurut dokter Dharma Wijaya, ahli akupunktur dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, prinsip bekam alias kop sama dengan akupunktur, yakni merangsang kulit dan sistem saraf. Dari kulit, rangsangan tersebut bisa merembet sampai ke otot di bawahnya atau organ yang berhubungan dengan otot tersebut. “Cara ini bisa mengatasi berbagai masalah, seperti pegal-pegal, menghilangkan nyeri, dan masuk angin,” kata Dharma Wijaya.

Saat darah tak mengalir lancar, sisa-sisa metabolisme tubuh menumpuk di beberapa titik. Akibatnya, timbul rasa tak nyaman seperti pegal atau nyeri di titik-titik tersebut. Dalam terapi bekam, kulit ditarik ke atas sehingga peredaran darah dipaksa melebar. Sebagian pembuluh darah kapiler akan pecah. Darah pun kembali mengalir deras. Sisa metabolisme yang tersumbat tadi juga ikut mengalir. Pembuluh kapiler yang pecah itu meninggalkan bekas berupa tanda kemerahan atau kebiruan pada permukaan kulit. “Pecahnya pembuluh darah ini tidak berbahaya, asal tak berlebihan,” ucap Dharma.

Sejatinya, bekam sudah lama ada dengan nama berbeda-beda di tiap negara. Di Cina, bekam dikenal dengan istilah pa ho kwam, di Arab disebut sebagai hijamah, dan cupping menjadi namanya di Inggris. Pada era Mesir Kuno, terapi ini sudah dipraktekkan pada 1.500 sebelum Masehi. Adapun masyarakat Yunani Kuno mengenalnya pada 413 sebelum Masehi dan di Cina terapi ini ada sejak lebih dari 2.500 tahun lalu. Praktek serupa diperintahkan Nabi Muhammad kepada umat Islam sebagai sunah.

Selasa, 15 Agustus 2017

HIDUP PENUH BERKAH BERSAMA AL-QUR’AN



  Barang siapa yang ingin dicintai dan disenangi oleh Allah, maka senangkanlah Allah melalui pelayanan terhadap kalam-Nya, yaitu Al-Qur’an. Sebagai firman-Nya, Allah senang jika Al-Qur’an dibaca. Sebagai pesan-Nya, Allah senang jika kandungan Al-Qur’an diperhatikan dan diamalkan. Dengan itu, niscaya Allah akan menyenangkan Anda dengan cara Allah sendiri. Baik berupa materi atau non materi, baik di dunia maupun di akhirat, baik sekarang atau waktu mendatang.

Di antara keistimewaan Al-Qur’an adalah dimudahkan oleh Allah. Pernyataan ini terulang sebanyak empat kali dalam surah Al-Qamar. Baik kemudahan cara membaca, menghafalkan dan memahaminya. Kata “yassarna” dalam ayat tersebut menunjukkan bahwa semua kegiatan membaca, menghafal, memahami dan menerjemahkan perlu tahapan dan waktu. Saat ini banyak sekali metode membaca, menerjemahkan dan menghafal Al-Qur’an. Saat ini jumlah penghafal Al-Qur’an di seluruh dunia sudah mencapai jutaan. Hal ini tak dijumpai kitab suci mana pun kecuali Al-Qur’an.
Nasihat bagi para wanita, khususnya calon ibu hendaklah mempersiapkan dirinya sebagai calon guru bagi anak-anaknya kelak. Hendaknya dia bisa mengaji Al-Qur’an dengan fasih, sehingga pelajaran pertama dalam membaca Al-Qur’an akan didapatkan oleh seorang anak dari mulut ibunya sendiri. Betapa anak sangat terkesan dengan peristiwa bersejarah dalam kehidupannya itu.
Bagi orang yang gemar membaca Al-Qur’an, getaran ayat-ayat sucinya akan mengalir bersama darah di sekujur tubuhnya. Kesenangannya membaca Al-Qur’an akan menciptakan DNA (karakteristik pribadi) yang positif. Kelak jika dia punya anak, maka DNA positif inilah yang akan menempel pada anak-anaknya kelak sehingga menjadikan ia anak yang saleh dan berkepribadian baik. Ketenangan jiwa ketika membaca Al-Qur’an akan berdampak pada sel-sel DNA-nya yang bisa bercahaya dan berdampak pada raut wajahnya yang tenang, bercahaya dan meneduhkan. Hidupnya penuh optimisme.

Selasa, 28 Februari 2017

BEKAM SEMBUHKAN MASUK ANGIN DENGAN IZIN ALLOH SWT

GRIYA BEKAM BUKA SETIAP HARI DARI JAM 09.00 S/D 17.00 TERMASUK SABTU MINGGU, MENERIMA BEKAM KELUARGA , WANITA DAN LAKI-LAKI BEKAM KEPALA TANPA HARUS MENCUKUR RAMBUT DLL. ALAMAT JL. PERCETAKAN NEGARA IX A  NO 79 B  RAWASARI JAKARTA PUSAT HP 0812 8281 1254, 0815 11311 554 WA/ SMS

Sebelum Mengenal Thibbun Nabawi (Hijamah/Bekam maupun Produk Herbalnya) saya sering mengalami keluhan dimana saya sering mengalami sakit kepala yang saya sudah mahfum kalau hal itu dikarenakan masuk angin. Dan sudah menjadi tradisi kalau sudah seperti itu saya selalu ‘Kerokan’ dengan minyak kayu putih atau balsem, juga untuk obat obatan selalu saya sediakan untuk antisipasi datangnya penyakit aneh ini. Tapi yang lebih aneh datangnya penyakit ini hampir tiap hari… pokoknya sering banget gitu loh… repot sekali bahkan dalam satu minggu minimal sekali saya harus menjalani rutinitas kerokan yang saya akumulasikan pada hari minggunya. Setelah mengenal Thibbun Nabawi (Hijamah maupun Produk Herbalnya), saya melakukan hijamah pada awalnya setiap minggu selama satu bulan… dan aneh (alhamdulillah) saya semenjak itu tidak mengalami yang namanya rutinitas kerokan karena masuk Angin. Dan juga yang namanya obat obatan sakit kepala yang sering saya konsumsi, alhamdulillah saat ini tidak pernah saya menyentuhnya, cukup dengan mengkonsumsi makanan Herbal dari Thibbun Nabawi ini. Saya baru tahu ini kalau Thibbun Nabawi adalah metode pengobatan terbaik (hal ini telah disampaikan langsung oleh Allah dan Rasulnya), tapi sayang selama ini kita telah tertipu oleh metode pengobatan barat yang tidak pernah memberikan kesembuhan total (bukan solusi). Segala Puji Bagi Allah yang menurunkan metoda pengobatan terbaik untuk umat manusia. …..(Diambil dari Islamic Medicine)

Rabu, 20 April 2016

FENOMENA PENYAKIT AKIBAT GANGGUAN SIHIR DAN JIN

Secara umum berbagai penyakit  yang muncul di tengah masyarakat di Indonesia ini dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu penyakit yang muncul akibat masalah medis dan non medis. Penyakit akibat masalah  medis umumnya bisa ditelusuri secara medis , baik dari hasil pemeriksaan laboratorium maupun diagnosa dokter.  Secara fisik penyakit inipun  bisa terlihat seperti luka , bisul, kurap, bengkak, kaki atau tangan lumpuh dan lain sebagainya. Penyakit seperti ini karena jelas penyebabnya bisa dirawat dan diobati secara medis oleh dokter atau rumah sakit.
Lain halnya dengan penyakit non medis atau penyakit akibat gangguan sihir dan syetan dari golongan jin. Penyakit ini terasa kehadirannya oleh penderita. Namun ketika dibawa kedokter atau dicek pada laboratorium medis tidak ditemukan kelainan. Dokter sulit memberikan obat yang tepat karena tidak ditemukan adanya kelainan, sementara si pasien mengeluhkan rasa sakit yang amat sangat.
Masing masing penyakit diatas mempunyai cara pengobatan sendiri. Penyakit non medis tidak bisa disembuhkan dengan cara medis demikian pula sebaliknya. Banyak orang yang terkena penyakit non medis ditangani secara medis tentu saja tidak kunjung sembuh, bahkan penyakitnya bertambah parah karena mendapat pengobatan yang tidak tepat. Diantaranya bahkan ada yang malah keracunan obat karena terus menerus makan obat dari dokter yang tidak tepat penggunaannya. Menghadapi penyakit non medis ini kadangkala dokter menjadi bingung untuk memberikan obat, karena secara medis tidak ditemukan kelainan.
Penyakit non medis ini sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu , ini adalah penyakit yang ditimbulkan oleh kejahatan syetan dari golongan Jin terhadap manusia. Mereka memang memiliki kemampuam untuk  mengganggu fungsi organ tubuh manusia dengan seizin Allah. Tanpa izin dan kehendak Allah mereka tidak bisa melakukan semua itu.
Salah seorang Nabi yang mengalami penyakit fisik akibat gangguan syetan dari golongan jin ini adalah nabi Ayyub sebagaimana dikisahkan dalam surat Shaad ayat 41

41. Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhan-nya: “Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan.” 42. (Allah berfirman): “Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum

Syetan telah menimpakan sakit yang berkepanjangan pada diri Ayyub , seluruh tubuhnya dipenuhi penyakit kulit yang mengeluarkan bau busuk menyengat. Bertahun tahun ia menderita penyakit itu hingga orang banyakpun merasa terganggu dengan bau menyengat yang keluar dari tubuhnya itu . Nabi  Ayyubpun  terpaksa mengungsi ketengah hutan yang jauh dari keramaian. Disana ia berdoa dan memohon pada Allah, akhirnya Allah memberi pertolongan dengan memerintahkan Nabi Ayyub menghantamkan kakinya ketanah hingga memancarkan  air yang menyembur. Nabi Ayyub mandi dengan air tersebut hingga seluruh penyakit yang ada ditubuhnya lenyap. Sekarang ia menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah yang membuat tercengang istrinya.